Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-20 13:54:38【Resep Pembaca】413 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(21)
Artikel Terkait
- Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
- BGN perketat SOP dasar di SPPG menuju nol insiden keamanan pangan MBG
- Pemprov DKI diminta beri penyuluhan kesehatan terkait cuaca panas
- Menemukan Shanghai tempo dulu di Jakarta Pusat
- Ini kronologi lengkap temuan
- Promo SPayLater bayar QRIS, nikmati diskon hemat Serba Seribu
- Kemendag dan BPKH sinergi dorong ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi
- Pemkot Kediri periksa SPPG untuk penerbitan SLHS
- Kiat menghindari penyakit semasa banjir
- Produk biji
Resep Populer
Rekomendasi

Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus

Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal

3 sumber protein nabati dan manfaatnya bagi tubuh manusia

Perjanjian Australia–PNG buka peluang kerja sama dengan Indonesia

Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG

Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah

Peningkatan skala bantuan kemanusiaan PBB di Gaza alami kemunduran

Kemendag dan BPKH sinergi dorong ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi